Ilmu Fisika, merupakan salah satu ilmu filsafat lebih tepatnya filsafat sains. Di sekolah formal fisika dimasukan dalam kategori IPA atau sekarang dinamakan sains. Mulai disekolah dasar kita sudah mendapatkan ilmu fisika. Sebagian siswa sekolah dasar yang saya temui menganggap sains (ada materi fisika di dalamnya) lebih mudah dibandingkan matematika. Saya juga merasakan hal yang sama waktu itu.
Fisika Sekolah Menengah
Ketika memasuki sekolah menengah pertama, sains dibagi menjadi dua. biologi dan fisika. Nah, fase inilah bermunculan teori baru yang dianggap sulit oleh para siswa meskipun masih tergolong lebih mudah diabanding dengan bahasa inggris ataupun matematika. Memasuki sekolah menengan atas, hampir sebagian besar siswa (pengalaman ) mengungkapkan bahwa fisika sangat sulit. lebih sulit dibangdingkan matematika. Kenapa terjadi demikian? Alasan yang paling sering mereka utarakan adalah tidak sempurnanya menghafal rumus. Tidak cukup menghafal rumus aturan-aturan yang baku juga harus dipakai.
Dihadapkan pada soal
Komentar tentang susahnya fisika mencuat ketika mereka telah menyelesaikan soal. Ada banyak faktor yang menjadi penentu “susahnya” soal fisika diantaranya adalah bahasa soal. Bagaimana mau menyelesaiakan soal tersebut kalau bahasa yang ada disoal saja susah untuk dicerna. Untuk permasalahan ini kita perlu latihan untuk bisa memahami karakter-karakter soal-soal fisika.
Berlogika Fisika
Inilah yang menjadi hal yang tidak dipunyai oleh siswa dan tentunya pengajar fisika seluruhnya. Berlogika secara fisika harus dimulai dari pemahaman terhadap hukum, postulat dan teori dalam fisika. termasuk peristiwa-peristiwa di alam.